Rabu, 25 Desember 2013

All Things I Love Doing: Hiasan Dinding "I Love DataPrint"

All Things I Love Doing: Hiasan Dinding "I Love DataPrint": Temen-temen tau ga apa itu quilling? Biasanya temen-temen yang suka craft pasti tau tentang teknik ini.. Quilling adalah seni menggulung ker...
Hallo sobat :e: emang gak asik sihh di saat kumpul bareng teman-teman sambil ngejreng nyanyi lagu gitar bersama . . .ehh kita malah cuman ikut nepok -nepok tangan sambil nyanyi :d: padahal juga pengen mainin gitar tapi gak bisa :p:

Mau ikutan sekolah kursus gak ada duit !
Minta tolong temen ngajarin , malu-malu (sungkan) ! (pengalaman pribadi). .

.tetapi saya sekarang udah lumayan bisa loo main gitar hahaha #curhat

ok. ..langsung saja untuk belajar gitar anda harus baca tips belajar gitar untuk pemula  dan hal yg paling penting perlu sobat ketahui adalah kunci dasar gitar !!! kunci dasar gitar yaitu chord :  A, Am , B , Bm , D , Dm ,E ,Em , C , G  keterangan Am : A minor , Dm : D minor dan seterusnya

Kunci gitar terbagi menjadi 2 yaitu Kunci gitar major dan minor yang membedakannya ialah kunci gitar minor di belakangnya di bubuhi huruf m seperti Am,Cm,Dm dan seterusnya

selanjutnya ini dia gambar kunci dasar major dan minor :
chord a  chord am

Kunci Gitar A dan Am
chord a chord am
chord b chord bm
chord b  chord bm
Kunci Gitar B dan Bm
chord c

Kunci Gitar C

chord d  chord dm
Kunci Gitar D dan Dm
chord e  chord em
Kunci Gitar E dan Em
chord f  chord fm
Kunci Gitar F dan Fm
chord g  chord gm
Kunci Gitar G dan Gm

Selanjutnya langsung praktek ajaa :d: ini saya kasih kunci lagu yang mudah :
Chord Ungu Demi Waktu

Intro: C Am F G

C
Aku yang tak pernah bisa
   Am
Lupakan dirinya
       F                   G
Yang kini hadir diantara kita

C        
Namunku juga takkan bisa
     Am  
Menepis bayangmu
          F                 G
Yang slama ini temani hidupku..

Reff

         C
Maafkan aku..
          Am
Menduakan cintamu
             F
Berat rasa hatiku
                G
Tinggalkan dirinya
            C
Dan demi waktu
                      Am
Yang bergulir disampingmu
                F
Maafkanlah diriku...
             G
Sepenuh hatimu

     F                Fm        G
Seandainya bila....kubisa memilih
C
Kalau saja waktu itu
         Am
Ku tak jumpa dirinya
        F                     G
Mungkin semua takkan seperti ini

C
Dirimu dan dirinya kini
   Am
Ada dihatiku..
     F                     G
Membawa aku dalam kehancuran.


Jadi kunci dasar lagu diatas adalah : "C Am F G"
belajar kunci gitar udah baca juga nih bagai mana cara stem gitar termudah ok good luck kawan :d:jangan lupa follow blog ane biar dapat update tentang ilmu gitar terbaru
update:
tambahan lagu gampang yang bisa buat pamer ke pujaan hati:
Just the way you are - Bruno Mars CHORD
Just for my Mom - Sheila on 7

dan ga lupa ni tips2 lain yg berhubungan sama gitar juga :
Tips Dasar merawat Gitar biar awet dan slalu merdu bro

Belajar Petikan / Melody / Klentingan Gitar upgrade skill

Puisi Award WR - Rindu Cahaya


28 November 2011 pukul 0:57

Bintang temaram
Semakin menghitam
Semakin memudar
Kosong hampa tanpa nyawa
Kapankah. . . ?
Setitik cahayanya menyinariku kembali
Cahayanya yang begitu
menyilaukan pandanganku

Tuhan..
Rinduku semakin berkarat
Potongan senja semakin teriris kembali
Angin malam mulai membelai
Setiap helaian senjanya

Tuhan..
Rinduku telah membekas
Sajak yang tertulis
Mampu meretakkan malam
Daun berjatuhan membaginya
dengan malam yang semakin menghitam
Rinduku sesosok cahaya di kala malam
Semakin mengajariku
Bahwa mencintaimu tak harus memiliki
Merindu tak harus bertemu
Biarkan rindu ini melebur karna terbiasa


Surabaya, 28 November 2011 at 0:57 AM
**
Lomba Puisi Award Writing Revolution Bulan Desember 2011

"Senyummu di Pagi Hari"

"Senyummu di Pagi Hari"

Ku lewati lorong cahaya
Penuh warna akan keindahannya
Cahaya yang bergerak harmoni
Memenuhi ruang-ruang kalbu...
Terbang mengarungi semesta
Bersama tarian jiwa
Dinginnya pagi meninggalkan
embun di ujung daunnya
Tapi kau masih disini
Dengan warna senyummu
Yang menuju satu arah
Yaitu satu cinta . . .

Pandanganmu yang tetap bersinar
Dengan senyummu yang malu
Membekas dalam pandanganku
Ingin ku pegang erat warnamu
Meski warnanya telah pudar . . . .

Surabaya
1 December 2011, Thursday at 00.05 AM
fajar pagi

-When You are in My Heart-

-When You are in My Heart-

Ketika hujan di kala malam yg menghantuiku
Kau datang untuk melindungiku
Dari rintikan hujan yang jatuh tepat
diriku sekarang berdiri
Sejenak ku rasakan teduh di bawah senyumanmu
Yang terselip jelas isyarat dalam matamu
Kucoba pejamkan mataku ini
Berharap semua ini hanya khayalan ilusiku
Ternyata bukan.....
Kamu benar-benar nyata                
Ini bukan khayalanku
Sungguh kau mengatakannya
Kata yang terluncur begitu saja
Tanpa ada format yang memisahkannya
Membawa jiwaku terbang dalam langit ketujuhmu
Dalam sekejap keambiguanku luntur
Guratan cinta yang terdiksikan
Membuatku tenggelam dalam telaga cintamu
Kini kau jadikan aku pelabuhan terakhirmu
Dan berharap selalu begitu
Selamanya ada di hatimu....



Surabaya, Saturday at 10 AM
*Author_Amalia Roswita Rahmi

"Hidup ini indah karena Cinta"

Cinta Seperti Merpati Putih
"Hidup ini indah karena Cinta"

Mengepakkan sayap tuk mencari peraduan..Bagaikan mengalirkan air ke sela bebatuan..Lelah dan kesah kadang terbesit di benak..Tapi bukanlah ini perjuanganku...

Dekapan sang surya bersama awan..Temaniku dikala ku rentangkan sayap..Tuk tunjukkan...ialah aku sang pencinta..Pencinta sejati dalam dunia fana..

aK bukanlah seorang malaikat..Dan ak juga bukanlah seorang dewa...Kuhanya seekor burung merpati putih...Yang slalu diterpa hujan di saat panas..Yang slalu disengat surya di saat mendung..

Apakah hasrat ini buta adanya...Sekedar berkata tanpa merasa kehadiran cinta..Terbang dalam harapan yang jujur...Bersama angin membawanya pada dia...Sang pujaan hati dan jiwa...

Aku sayang tapi tak cinta

Taukah kasih bayanganmu membekas disini
Senyummu yg begitu sederhana
Entah tak pernah bosan
Perlahan-lahan semakin sayang

Kau ....
Entalah terlalu samar perasaan ini
Ku menyayangimu tapi ak tak cinta padamu
Tapi bayanganmu terus menghantuiku
Ku bawa lari saja semua bayanganmu
Mengarungi samudra yg terbungkus oleh awan
Berharap hilang dimakan ombak

Aku...
Bimbang .. apakah ak harus pergi ke hutan
Meninggalkan jejak pesona keindahanmu
Tetap tak bisa
Pesan rindumu telah mengikis gumpalan cintaku
Celoteh cintamu melarutkan kepedihanku
Dirimu seperti matahari yg menyinariku


~Amalia Roswita~
Surabaya,19 April at 22.50

Bayangan Cinta

Aku dan kamu

Kepadamu, aku menyimpan cemburu dalam harapan yang tertumpuk oleh sesak dipenuhi ragu.
          Terlalu banyak ruang yang tak bisa aku buka. Dan, kebersamaan cuma memperbanyak ruang tertutup. Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan. Ya, jalanmu dan jalanku. Meski diam – diam, aku masih saja menatapmu dengan cinta yang malu – malu.

          Aku dan kamu, seperti hujan dan teduh. Pernahkah kau mendengar kisah mereka? Hujan dan teduh ditakdirkan bertemu,tetapi tidak bersama dalam perjalanan. Seperti itulah cinta kita. Seperti menebak langit abu – abu.
    Mungkin,  jalan kita tidak bersimpangan....
13594475871284351768

bahagia, meski mungkin tak sebebas merpati

bahagia, meski mungkin tak sebebas merpati
MERPATI BETINA

cara membuat scrapbook







Bagaimana Cara Membuat Scrapbook :

1. Pilih Gambar-gambar yang kamu suka
( google atau deviantart )

2. Gunakan Ide anda atau cari contoh-contoh Tata letak Scrapbook

3. Gunakan alat dan bahan
seperti : - Gunting
- Spidol
- Pensil Warna / Crayon
etc.

4. Buat Latar belakang (layout) gambar untuk Scrapbook
( Google atau deviantart )

5. Tempelkan Gambar atau foto-foto ke dalam scrapbook

6. Buat keterangan gambar atau Kejadian dalam gambar tersebut

7. Tambahkan sentuhan akhir
contoh : - manik-manik
- Pita
- Kertas Kado
etc





malang.. malang dan malang with 4cm




melukis bayangmu

Ketika ku menemukan cinta
Saat itu kehadiranmu
Memberi arti bagi hidupku
Meskipun bila saat ini
Kita sudah tak bersama lagi
Ada satu yang ku rindu
Kehangatan cinta dalam pelukanmu
Hoo..
Biarkan aku melukiskan bayangmu
karena semua mungkin akan sirna
Bagai rembulan sebelum fajar tiba
kau selalu ada walau tersimpan
di relung hati terdalam

Ooo…
Biarkan aku melukiskan bayangmu
karena semua mungkin akan sirna
Bagai rembulan sebelum fajar tiba
kau selalu ada walau tersimpan
di relung hati terdalam

Biarkan aku melukiskan bayangmu
karena semua mungkin akan sirna
bagai rembulan sebelum fajar tiba
kau selalu ada, walau tersimpan di dasar jiwamu
Selalu kusimpan
di relung hati terdalam

Selasa, 24 Desember 2013

Menghilangkan jerawat dengan putih telur

Menghilangkan jerawat dengan putih telur - Artikel kali ini masih tentang Cara menghilangkan jerawat. Tapi kali ini kita akan membahas tentang Cara menghilangkan jerawat dengan putih telur. Tapi sebelum membaca tentang Cara menghilangkan jerawat dengan putih telur ada baiknya baca terlebih dahulu Apa itu  jerawat ?.

 Cara menghilangkan jerawat dengan putih telur. Putih telur memang memiliki khasiat yang bagus untuk wajah dan dapat menjadi solusi untuk masalah kulit wajah seperti kulit kering dan kulit berminyak. Putih telur merupakan sumber protein alami, didalam putih telur terdapat beberapa kandungan protein seperti fosfor, kalsium, zink dan pottasium. Selain untuk wajah, ternyata putih telur juga sangat baik untuk kesehatan yaitu dapat membentuk otot karena mengandung asam amino.
Cara menghilangkan jerawat dengan putih telur

Sebagai bahan alami, putih telur memang sangat baik untuk mengatasi jerawat pada wajah. Caranya, ambil telur kemudian pisahkan kuning telur dan ambil putih telurnya. Kemudian kocok dan oleskan pada wajah. Diamkan kurang lebih selama 15 menit, setelah itu bilas dengan air bersih. Cara ini dapat digunakan pada wajah untuk mengurangi minyak sebagai menjadi pemicu jerawat.

Dengan melakukan secara rutin, maka wajah Anda akan terbebas dari jerawat. Selain itu, Anda juga bisa membuat masker dari putih telur yang dapat menghilangkan flek hitam, menghaluskan dan mengencangkan kulit, melembabkan kulit, mengecilkan pori-pori kulit dan  mencerahkan wajah.
Telur juga memilki banyak vitamin B2 dan B3. Vitamin B2 adalah obat pereda stress alami yang bisa digunakan atau bisa mencegah jerawat, karena stress juga bisa meningkatkan produksi minyak dan penyebab timbulnya jerawat. Sedangkan B3 untuk dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh, dan kandungan zinc dapat memperkuat sistem kekebalan daya tahan tubuh, menyembuhkan luka dan membantu mengatur hormon. Semua vitamin tersebut sangat berfungsi mengatasi jerawat

Berikut cara membuat masker telur putih, antara lain :

1. Pecahkan telur dan ambil putihnya saja

2. Kocok putih telur hingga mengembang dan berbusa

3. Tambahkan perasan jeruk lemon ke putih telur

4. Oleskan masker putih telur ke wajah jangan sampai terkena mata dan mulut lalu diamkan hingga kering selama 20-25 menit

5. Cuci dengan air hangat suam-suam kuku untuk menghilangkan noda-nodanya.

Demikian ulasan tentang Cara menghilangkan jerawat dengan putih telur. Masker putih  telur  ini sangat cocok untuk remaja. Menghilangkan noda-noda jerawat dengan cara sederhana seperti ini dapat dilakukan dirumah. Untuk wanita dewasa cukup sekali seminggu dan dua minggu sekali untuk remaja. Masker ini bekerja lebih baik pada kulit berminyak atau kombinasi. Baca juga Cara menghilangkan jerawat dengan jahe Semoga artikel Menghilangkan jerawat dengan putih telur bermanfaat bagi Anda. Jika anda suka dengan artikel Menghilangkan jerawat dengan putih telur ini, like dan bagikan ketemanmu.

Biarkan Aku Jadi Mataharimu....

Biarkan Aku Jadi Mataharimu....

Seorang wanita bertanya kepada seorang pemuda tentang cinta dan harapan. Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia dan pemuda berkata ingin menjadi matahari. Wanita tidak mengerti kenapa pemuda ingin menjadi matahari, bukan kupu-kupu atau kumbang yang terus menemani bunga.

Wanita berkata ingin menjadi rembulan tetapi pemuda tetap ingin menjadi matahari. Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan takkan bisa bertemu, tetapi pemuda tetap ingin menjadi matahari. Wanita berkata ingin menjadi burung yang mampu terbang ke langit jauh di atas matahari dan pemuda berkata ia akan selalu menjadi matahari.

Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah 3 kali menduga namun pemuda tetap keras kepala, ingin menjadi matahari tanpa mau ikut berubah bersama wanita. Maka wanita itu pun pergi dengan rasa kecewa dan tak pernah lagi kembali tanpa pernah tahu alasan kenapa matahari juga menjadi pilihan pemuda. Sang pemuda merenung sendiri dan menatap matahari.

Saat wanita menjadi bunga, pemuda ingin menjadi matahari agar bunga dapat terus hidup. Matahari akan memberikan semua sinarannya kepada bunga agar ia tumbuh, berkembang dan terus hidup sebagai bunga yang cantik. Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh dan akhirnya kupu-kupu yang akan menari bersama bunga. Ini disebut kasih yaitu memberi tanpa syarat, tanpa mengharapkan imbuhan dan balasan.

Saat wanita menjadi bulan, pemuda tetap menjadi matahari agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi. Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari, tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan siapakah yang ingat akan matahari? Matahari rela memberikan cahayanya untuk bulan walaupun ia sendiri tidak berupaya menikmati cahaya bulan, dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaannya sebagai pemberi cahaya agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut.Ini dinamakan pengorbanan, menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.

Aku Ingin Menyapa Matahari Lagi

Cinta Akan Datang Ketika Sudah Waktunya, Maka Sambutlah Cintamu itu dengan Senyum Kebahagiaan 

Saat Cinta Datang belum pada waktunya
Cinta itu menyimpan teka teki.
Cinta itu membingkai berjuta rasa dan asa.
Bagaimana bila cinta datang bukan di saat yang tepat?
Pernahkah engkau jatuh cinta?

Saat engkau jatuh cinta, apa yang engkau lakukan? Apakah engkau merengek-rengek iba agar cintamu diterima? Atau, apakah engkau mengiba dan terus mengejar tanpa kenal henti kala dia menolak cintamu? Atau, engkau menepis perasaan yang hadir saat dia begitu memikat hatimu? Atau, engkau membuang hati yang terpikat itu lalu mencoba memaknai apa sesungguhnya arti cinta?

Belum Waktunya Cinta


Belum waktunya kau untuk mencintaiku..
Jika kau masih merasa belum mampu meraihku…
Ketika kau masih dalam angan untuk menggenggam hatiku…
Jangan biarkan cinta-cinta yang telah ada dalam genggam hatimu lepas.
Hanya karena kau sibuk dengan perasaanmu sendiri…
Karena…belum tentu kau akan bisa memilikiku..
Jangan sampai kelak kau akan menyesal…
Karena kau sudah tak bisa meraihku, kau harus kehilangan pula cinta-cinta lain yang telah ada di genggaman hatimu…

By Indira…

Itulah sepucuk surat yang tak sengaja kutemukan di pojok meja perpustakaan kampus. Sudah agak lusuh dan berdebu menandakan bahwa surat itu sudah lama ditulis. Entahlah…untuk siapa surat itu ditujukan Indira, aku memang sudah lama tak ada komunikasi dengan Indira, sejak kejadian sekitar 4 bulan lalu…
***
Indira Fatimah, nama yang bagiku sangat indah, seindah ketika aku mengenal sosok muslimah aktivis rohis kampus yang akrab di panggil Indira. Siapa yang tak mengenalnya? Namanya begitu akrab di telinga hampir semua penghuni universitas ternama di kota ini. Indira terkenal karena aktif sebagai penulis lepas di berbagai media massa lokal dan luar daerah. Tulisannya tajam, senang menyusupkan kritikan terhadap sebuah permasalahan, tapi juga luar biasa ketika di setiap akhir tulisan selalu ada ide solutif sebagai pertimbangan penyelesaian masalah itu. bagi yang hanya mengenal Indira lewat tulisan, pasti menyangka bahwa sosok Indira adalah tegas, keras dan serius. Tapi tidak, justru sebaliknya, Indira dikenal sebagai sosok yang ramah, tak segan memberi senyum, bahkan tak jarang dia senang bercanda dan sedikit konyol.

Hmm..darimana aku bisa tahu dia ya? aku hanya tak sengaja sering melihatnya di taman depan kampus, saat aku sedang berada di lantai 2 sekedar melihat pemandangan dari atas. Jujur, aku tak ingin melepas pandanganku dari Indira, tapi aku tahu bahwa pandangan ini adalah amanah yang harus kujaga kesuciannya, jadilah ketika tak sengaja melihat, aku mengalihkan pandangan dan hanya terdengar sayup-sayup suara Indira bersama akhwat lainnya.

Aku tak tahu sejak kapan nama Indira suka mengusik pikiranku, memang aku termasuk pembaca setia tulisan Indira, entah dari membaca koran, atau di blognya yang kebetulan masuk dalam link blogku, atau tak sengaja terlihat di beranda facebook-ku. Kuakui, tulisan Indira itu unik, serius tapi mudah untuk dimengerti. Aku juga baru tahu, Indira ternyata orangnya puitis juga, meski aku bukanlah teman yang akrab dengannya, terutama di facebook, jadinya tidak pernah kena tag dia, aku sering membaca tulisan puisinya yang dianggapnya sebagai intermezzo untuk tulisan berat berikutnya. Ahh…aku bukanlah apa-apa meski hanya sekedar menyapa seorang Indira, aku tak pernah mengenal sosoknya secara langsung karena memang kami beda fakultas meski satu universitas. Bahkan meski sama-sama aktif di rohis, kami tak pernah saling mengenal, maksudku dia yang tak pernah mengenalku. Hanya saja ketika pas ada kegiatan rohis bersama, aku memang sering bertemu dengannya secara jarak jauh.

“hayo lagi ngelamunin apa akh Fatah?” tiba-tiba tepukan ringan mampir ke bahuku. Sentak aku kaget dan seketika surat yang baru kutemukan itu buru-buru kulipat seadanya dan menyembunyikannya di buku catatan.

“waalaikumsalam akh Bayu. Suka banget sih bikin kaget orang?” balasku dengan sedikit melototkan mata.

“ eh..afwan lupa. Assalamualaikum akhi” kata Bayu yang akhirnya sadar bahwa dia lupa menyapaku dengan salam.

Aku segera menenangkan pikiran seraya menarik nafas pelan, aku tak boleh terlihat aneh seperti ini, apalagi di hadapan ikhwan seperti Bayu. Maklum saja, meskipun kadang sikapnya konyol, Bayu sangat over protektif dan sedikit sensitif kepada para ikhwan lainnya, terlebih karena ia adalah seorang ikhwan yang amanahnya di bidang kaderisasi rohis fakultasku. Jangan sampai Bayu melihat mimik muka aneh, sebagai mahasiswa psikologi, dia bisa tahu ada yang tak biasa dari seseorang, bisa-bisa dia akan menginterogasiku sepanjang hari ini.

“ hei, pertanyaan ana belum dijawab, antum lagi ngapain bengong sendirian? Ajak-ajak dong, ntar kalo sendirian bisa di goda syaitan” ucap Bayu lagi sambil mengambil posisi bersandar dan berhadapan denganku.

“ga ngapa-ngapain kok akh, cuma lagi fokus sama materi kuliah tadi” jawabku berbohong. Aduh ya Allah…maafkan aku ya, aku terpaksa berbohong, aku tak mau sampai Bayu mengetahui keanehan padaku yang aku sendiri tak tahu apa dan kenapa.

“ ohh..ga usah terlalu dipikirkan akh, santai aja, kuliah tuh jangan dibawa berat dan jadi beban. Eh iya, antum ada baca koran hari ini? tulisan ukhti Indira dimuat lagi, isinya tentang pandangannya pada kasus pencemaran limbah di sebuah perusahaan industri besar yang lagi heboh-hebohnya itu. wuah…kapan ya ana bisa seperti dia, memasukkan ide dan dibaca oleh semua orang?” kata Bayu sambil melempar pandangan ke atas dan bawah kampus.

Glekk! Tiba-tiba terasa getaran aneh dihatiku ketika Bayu menyebut nama Indira. Ohh..Rabbi, apa yang sebenarnya terjadi padaku ini?? desahku dalam hati. Segera aku mengontrol emosi yang sedang bergejolak di hati. Ingin rasanya aku kabur dari Bayu, tapi biasanya itu bukan cara efektif, Bayu pasti akan curiga, kan sudah kubilang Bayu itu orangnya sensitif.

“akhi…akh..hei…halo…!!” teriakan Bayu menyadarkan pikiranku yang baru saja melanglang buana tak jelas, aduh…ada apa ini ya Rabb?? Desahku dalam hati…“eh..oh..hm…ga papa kok akh, afwan ya, ana mau ke perpustakaan dulu. Oya, ba’da ashar nanti syuro follow up mentoring kan? Insya Allah ana datang, dah ya, assalamualaikum” sahutku pada Bayu sembari buru-buru meninggalkannya yang hanya bisa menatap kepergianku dengan wajah melongo…kasian juga sih, tapi daripada nanti aku di cecarnya lagi??

Perpustakaan terlihat sepi, hanya ada beberapa mahasiswa didalam, ada yang sedang membaca buku, ada juga yang sambil mengerjakan tugas kuliah. Aku berjalan menuju rak buku bagian psikologi, sekalian mencari bahan tugas makalah. Dan ketika berjalan menuju meja favoritku, yaitu di ujung dekat jendela, aku terhenyak, ada sesosok orang yang beberapa hari ini cukup “mengganggu”ku. Indira, ya..dia sedang duduk di meja kesukaanku, memang sih masih ada meja lain disana, tapi bagiku posisi meja itu lebih menyenangkan hatiku. Indira sedang berhadapan dengan laptopnya, entah sedang mengerjakan tugas kuliah atau sedang menulis. Beberapa saat pandanganku tak beralih darinya, dia duduk membelakangiku.

“Astaghfirullah..ayo Fatah, jaga pandanganmu!!” jeritku pada hati. Buru-buru aku menuju meja tempat peminjaman buku, tidak jadi aku menghabiskan waktu siang ini di perpustakaan. Setelah itu aku menuju mesjid kampus dan sebentar membuka laptopku. Lumayan jaringan wireless kampus masih menjangkau sampai mesjid ini. Langsung ku buka browser Mozilla dan YM untuk sekedar mengecek email dan sekalian membuka facebook.

Terlihat di list teman yang online, ada nama “Ukhti Indira sang pejuang pena”, itu adalah nama FB Indira. Jantungku kembali berdebar kencang, sungguh aku tak suka ada rasa ini berkembang dihatiku. Entah apa yang mendorongku untuk melakukan ini, ku pilih nama Indira untuk kuajak chat.
“assalamualaikum” tulisku dalam chat pertama. Agak lama aku menunggu balasan dari Indira. Ahh..aku tahu Indira adalah orang yang tidak sembarangan bisa disapa.

“waalaikumsalam” tiba-tiba ada balasan chat dari Indira. Aku tersenyum entah apa maknanya
“ hmmm…saya termasuk yang suka tulisan ukhti. Afwan”
“ ohh..hehe…syukron, semoga saja bermanfaat”
“itu pasti, tulisan ukhti selalu menggugah, dan seringkali tidak terlintas di pikiran siapapun, termasuk saya”
“oh ya? itu hasil analisa dan renungan kok, Alhamdulillah”
“^_^”
“afwan, antum ikhwan mana?”
“ ana ikhwan di bumi Allah, semoga berkenan menjalin ukhuwah dengan ana”
“bumi Allah itu kan luas akhi”
“ya…pokoknya di bumi Allah lah, jelasnya saya ga akan macam-macam sam ukhti kok, he..”
“hmm..ya sudah, salam kenal dan ukhuwah. Afwan ana masih ada yang harus dikerjakan. Wassalam”
“iya, syukron atas waktunya. Waalaikumsalam”

Entah kenapa sejak obrolan singkat kami via chatting itu, aku semakin memendam perasaan rindu pada Indira. Apalagi dia akhirnya sering men-tag aku di setiap tulisannya, dan tentu saja aku tak pernah absen mengomentari tulisan tersebut sembari memberikan jempolku, karena bagiku apapun yang ditulis oleh Indira akan selalu indah dan menyejukkan hati, terlebih…hatiku.

Dan entah syaitan apa yang telah berhasil merasuki dan mengobrak-abrik hatiku hingga akhirnya keteguhan prinsipku tentang menjaga pandangan baik mata dan hati retak. Aku mulai berani menyatakan perasaanku pada Indira! Lewat sebuah Personal Message di facebook, ku tuliskan semua yang kurasakan padanya, tentang kekagumanku pada sosoknya yang luar biasa, mulai dari kehebatannya merangkai kata dalam sebuah tulisan hingga kesibukan dakwahnya. Entah apakah malaikat sedang bersamaku saat itu, atau malaikat sudah berusaha menahanku tapi nafsuku berhasil mengalahkannya, entah..jelasnya yang ada dalam pikiranku hanyalah menyatakan perasaanku pada Indira. Tapi sungguh, aku hanya ingin sekedar mengungkapkannya saja tanpa berharap Indira akan mau memberikan jawaban padaku. Aku merasa tak bisa lebih lama lagi menyimpan rasa yang terlanjur hadir dihatiku. Apakah aku salah hanya sekedar mengungkapkan agar beban dihatiku ini sedikit berkurang??

Ukhti Indira...
Semoga anti selalu dalam lindungan Allah…
Afwan jiddan atas apa yang ana lakukan ini. Tapi..ana sudah tak bisa menyimpan rasa ini terlalu lama. Ana menyukai anti…lebih dari sekedar suka yang anti terima dari penggemar anti selama ini. Terasa menjadi beban yang teramat berat ketika rasa ini semakin hari semakin tumbuh subur dihati ana, dan menurut ana tidak ada cara lain selain dengan mengungkapkannya pada anti. Tapi sungguh, ana tidak berharap jawaban apapun dari anti. Walau andai bisa dan boleh, ana ingin sekali menghalalkan perasaan ini dalam sebuah ikatan suci, tapi…ternyata amanah ana masih terlalu banyak, ana harus menyelesaikan kuliah ini dulu, mencari pekerjaan baru ana berani untuk datang kerumah anti dan berbicara pada orangtua anti. Sekali lagi afwan jiddan. Biarlah rasa ini kemudian menjadi endapan dihati, insya Allah…ana akan jaga hingga waktu itu tiba.
Wassalam. Al Mujahid Fatah

Sedikit ragu ku-send pesan itu ke Indira, ada rasa tenang yang menyergap dihati. Apakah ini karena aku sudah mengungkapkan semuanya pada Indira?? Atau jangan-jangan…ini adalah “ketenangan” dari syaitan?? Ya Rabb…maafkan aku, sungguh aku hanya hambaMu yang lemah ketika Kau beri aku rasa itu…

Kimia Analitik

Senin, 23 Desember 2013

Apakah aku yg bersalah telah jatuh hati padamu?

sorry i love you
love you too in that I can not forget you
I'm sorry, this time I'm crying again
because I already love you

Minggu, 15 Desember 2013

Lovember

Kamu adalah apa yang aku tulis.. Aku adalah yang tidak pernah kamu baca. Andai aku bisa membaca matamu. Tapi mungkin ini sudah waktunya untuk aku mengikhlaskanmu. Yaa... seharusnya begitu, tak mungkin aku akan menungggu sesuatu yang tak pasti. Aku yang telah memperjuangkanmu dan berusaha semaksimal mungkin, tgl 28 november akhirnya menetes



kan air mata dihadapanmu matahariku. Itulah Lovember, ada cinta dibulan November.
Aku cukup bahagia melihatmu tersenyum di hari spesialmu itu dengan membawa kue yg sebenarnya menguras habis uangku sekaligus fikiranku. Perjuangan mencari bunga matahari dalam hujan lebat saat itu, tak hanya itu aku rela menyingkirkan waktu istirahatku demi menyiapkan semua ini 20 kado untuk matahari hingga pada akhirnya aku jatuh sakit.

Aku cukup bahagi saat melihat matamu lebih lama, menikmati senyummu, mengenal hatimu lebih dekat, mencium baumu, menghabiskan waktu berdua yaa semua rasa maluku hilang seketika bila aku didekatmu. Walau lebih dari sepasang mata lebih yang melihat kita duduk berdua sembari tersenyum malu", Mataku yg tak berani menatapmu lebih dari 5 detik ini mencoba mengalihkan pandangan ke arah layar yg jaraknya tak seberapa jauh dari tempat kita berada. Video yg ku buat khusus untuk matahariku dengan hati. Yaahh, walau begitu aku tetap bahagia. Aku hanya melihat kamu bahagia itu sudah cukup
Maaf aksiku ini terlalu berani sebagai wanita, tapi apakah salah?tapi setidaknya aku sudah berani melakukan semua itu. Maaf matahari, kini aku harus pergi.
Sudah terlalu sering aku menangis karenamu, aku ingin melupakanmu aku ingin mengikhlaskanmu. Karena kamu tak pernah memperdulikanku, sudah cukup sampai disini
Matahariku aku banyak belajar dari kisahku ini, terimakasih kau sudah meluangkan waktumu untuk hadir di ruang itu. Matahari tak selamanya menyinari bumi, aku mengerti walau hatimu sangat sulit aku tebak.
Kau tetap menjadi matahariku, jadilah pribadi yang menyenangkan ya pak, jgn lupa beribadah, belajar yg rajin dan jangan ganjen ya pak :)
Happy Birthday :)

Selasa, 22 Oktober 2013


Bulan itu indah,tapi bukan buatku..Bintang itu indah,tapi juga bukan untuk ku..yang indah bagiku adalah Bumi..karna didalamny ,berada seseorang yg slalu ku tunggu dan itu adalah Dirimu. Mungkin cinta bukan lah hak cipta yg harus dipaksa,tp rasa yg ada takan pernah bisa ku lupa,hanya hati yg berkata,bukan mimpi yg jadi nyata,kecuali bila kita menyatukan dua hati yg berbeda. Lembayung hiasi mega,membelai mentari yg telah layu,mata tlah redup seiring langkah gontai tersulut lelah,hati mendekap jiwa memberi sebuah kekuatan yaitu CINTA
@ Stay love to waiting on, i`ll waiting for you
Sumber : http://bocah-alus.blogspot.com/2013/03/membuat-emoticon-lucu-pada-komentar-blog.html#ixzz2oPhtm65W