Ada doa dari hati yang seadanya, yang terlipat sederhana, kan slalu terjaga untuk dia yg disana =-) #AR
Sabtu, 08 November 2014
Senin, 27 Oktober 2014
Beside
Janganlah kamu berada di belakangku karena aku tidak mau memimpin,dan janganlah kamu berada didepanku karena aku tidak mau dipimpin. Tapi berjalanlah disampingku,karena aku ingin kita akan berjalan bersama tuk saling melengkapi dan saling mengingatkan.
Minggu, 26 Oktober 2014
aku mencintaimu seperti bumi mencintai mataharinya
Ku mencintaimu Seperti bumi. Mencintai titah Tuhannya tak pernah lelah menanggung beban derita.Tak pernah lelah menghisap luka. Ku mencintaimu seperti matahari. Mencintai titah Tuhannya. Tak pernah lelah membagi cerah cahaya tak pernah lela menghangatkan jiwa. Ku mencintaimu seperti air mencintai titah Tuhannya. Tak pernah lelah membersihkan lara tak pernah lelah menyejukkan dahaga. Ku mencintaimu seperti bunga. Mencintai titah Tuhannya tak pernah lelah menebar mekar aroma bahagia tak pernah lelah meneduhkan gelisah nyala.
"aku mencintaimu seperti bumi mencintai mataharinya"
Minggu, 12 Oktober 2014
Abu dalam mimpi semalam
Terkadang kita tak menemukan akhir perjalanan ini, tersesat bahkan terjebak dalam lingkaran hitam. Entah mengapa terkadang hidup seseorang bisa berubah dalam tiap detiknya. Terkadang pula tak bisa merasakan untuk apa kita disini. Rasanya ingin mengakhiri semua ini, agar yang lain mendapat kebahagiannya setelah awan hitam itu pergi menjauh darinya. Apakah ini sudah titik terjenuhku,hingga akhirnya aku tersungkur dan merasa terabaikan. Apakah aku salah ? Mengapa usahaku tak dihargai? Apakah kalian enggan melihatku sebagai manusia disini.
Apakah aku hanya sebagai kertas lusuh yang enggan engkau baca dan kau sentuh, ataukah engkau ingin membakarku saja hingga menjadi serpihan abu.
Aku hilang arah,hilang kendali karena kebahagiaanku terkikis ombak dalam banjir semalam bahkan aku tak sempat melihat indahnya bintang dalam kisi kusen jendela sudut kamarku.
Setidaknya aku masih melihat sinar matahari yang berusaha masuk menerobos celah-celah atap yang menandakan hari ini sudah pagi. Walau luka lama masih membekas dalam mimpi semalam.
Matahari terangilah hatiku dengan sinarmu agar aku merasa selalu hangat dan terang dalam alunan dentang jam dalam hari sepiku. Aku ingin bahagia seperti yang lain, terangilah aku dengan sinarmu sebagai penguatku bahwa hari ini Tuhan masih memberikan kesempatan untukku menjadi lebih baik dan mencari hiburan dari luka semalam.
Minggu, 28 September 2014
Mungkin Sudah Saatnya
Untukmu sang langit merah di ufuk timur dalam lamunan subuh, aku katakan sekali lagi " Aku sangat mencintaimu, tanpa dusta" Terima kasih engkau masih tersenyum padaku meski yang ku rasakan adalah senyuman pahit yang harus ku simpan dalam hati. Tak secuilpun aku membencimu, meski ku tahu perjuanganku sedikit tak dihargai. Aku mengerti kamu mencoba tuk setia dengan pasanganmu meski engkau telah sedikit berbohong padaku, aku menerimanya dan mencoba untuk mengikhlaskan dirimu.
Melihat, memikirkan dan mendoakanmu dari kejauhan itu yang membuatku bahagia. Dari kejauhan aku berusaha memperbaiki diriku, memperdalam keahlianku dan sedikit menampakkan kelebihanku demi menarik perhatianmu atau mungkin setidaknya suatu saat nanti ketika Allah mengijinkan kita untuk menjadikanmu imam yg akan menjadi sahabat dunia akhiratku, aku bisa mewariskan semua kemampuanku kepada anak-anak kita kelak. Aku mulai dari belajar dari yang kecil hingga belajar mengurus segala macam urusan rumah tangga bahkan sudah kusiapkan nama untuk anak-anak kita.
Tak tega jika aku merebutmu dari cintanya, karena aku adalah seorang wanita yang juga pasti merasakan bagaimana sakit dan kecewa ketika pria yang dicintainya mencintai wanita lain. Aku yakin ia adalah wanita yang baik, tolong jaga hatinya.
Kepada sang fajar tetaplah menjadi pribadi dewasa yang hangat dan menyenangkan. Mungkin ini saatnya aku melepaskan perjuangan hatiku, setidaknya bibirku ini masih bisa tersenyum ketika kelak engkau di wisuda dan aku tidak bisa melihatmu lagi seseorang yang membuatku bersemangat walau ia tak memberikan apa-apa untukku karena bagiku melihatmu saja hatiku sudah merasa tenang.
Aku tak lelah maupun menyerah tapi sampai kapan hatiku akan terkoyak lebih dalam lagi, rasanya sulit sekali menahan air mataku. Ya Allah, mengapa aku air mata ini tak kunjung mengering yang selalu membasahi kedua pipiku dan kelopak mataku yang selalu sembab setiap malamnya
Jika aku bukan jalanmu, ku berhenti mengharapkanmu, jika aku memang tercipta untukmu ku kan memilikimu, Jodoh pasti bertemu. Jika memang kau terlahir hanya untukku kau akan kembali pada tubuh ini, kunikmati rindu yang datang membunuhku, untukmu seluruh nafas ini.
Untukmu: langit merah di ufuk timur dalam lamunan subuh
Dari: mawar merah yg menunggu sinar fajar dan hidup abadi menua bersamanya
Jumat, 26 September 2014
Pura-pura
Biarlah dia terbang tinggi
Menuju kemanapun yg ia inginkan
Biarlah ia terpisah dari ingatan kecilku
Walau teramat begitu melekat
Tapi terlalu banyak angan,
tuk membasahi kertas itu dengan tinta
Tidakkah kamu paham
Hati ini ingin melukis kisah kita
Dalam album kenangan ingatanku
Tapi aku hanya bisa melukismu,
dengan air mataku
Tidakkah kamu paham
Belum pernah merasakan sekeras ini
Benturan hati yang aku terima
Belum pernah merasakan sekeras ini
Kepura-puraan hatiku menerima semua ini
Minggu, 21 September 2014
Kue Lapis Coklat Keju
300 gr Air
400 gr Total adonan
200 gr Cream Cair
50 gr Susu Cair Indomilk
100 gr Campuran Cream Kocok
850 gr Total adonan
750 gr White Chocolate Compound 250 gr Cream cair
50 gr Susu cair Indomilk
100 gr Cream Cheese
100 gr Campuran cream kocok
1250 gr Total adonan
100 gr Apricot slice
100 gr Cherry
200 gr Total adonan
- Kocok kuning telur dan gula hingga mengembang, sisihkan.
- Kocok putih telur hingga setengah mengembang, kemudian tambahkan gula, kocok hingga kaku.
- Masukan campuran Terigu Kunci Biru dan coklat bubuk ke dalam adonan kuning telur selang-seling dengan adonan putih telur, aduk hingga rata.
- Tuang adonan ke dalam 3 loyang ukuran 22 x 22 cm, ratakan.
- Panggang dalam oven bersuhu 200 c selama 15- 20 menit, lalu angkat.
Cara Membuat Ganache Coklat
- Panaskan cream cair dan Susu Cair Indomilk, Lalu tambahkan dark chocolate compound , aduk hingga mencair , sisihkan . Diamkan , selama minimal 60 menit hingga dingin.
- Setelah didiamkan , kemudian aduk rata dengan cream kocok sampai rata . Siap digunakan .
- Sama dengan membuat ganache coklat hanya tambahkan cream cheese.
Cara Membuat Sirup
- Rebus gula dengan air mendidih. Setelah dingin di saring.
Penyelesaian
- Hias sponge ciklat dengan gannache coklat yang yelah didiamkan satu hari sebelumnya.lalu kocok.
- Setiap lapisan sponge coklat dipoles sirup dahulu, lalu lapisi dengan ganache coklat untuk lapisan pertam . Lapisan kedua dengan ganache putih dan lapisan ketiga (terakhir) disiram ganache coklat lalu beri hiasan.
Black Forest Pancake
Bahan:
Cara Mengaduk dan Mengocok Adonan
Sebagai newbie, pada saat membaca resep, terkadang kurang memperhatikan instruksi pembuatan pada resep. Itu jelas karena ketidaktahuanku, bahwa antara instruksi mengaduk dan mengocok itu ternyata berbeda. Ketika diminta mengaduk, yang aku lakukan malah mengocok! Tak heran kue-kueku berakhir bantat dengan suksesnya, hihihi.
Yang dikocok itu biasanya telur, bisa telur utuh, kuning telur saja atau putih telur saja. Telur biasanya dikocok bersama gula, garam, atau bahan lainnya sesuai resep.
Mengocok telur harus menggunakan mixer, apalagi kalau diresepnya ditulis kocok sampai kental dan mengembang. Wah susah itu kalau tidak pakai mixer, hehehe.
Ada juga namanya kocok lepas telur. Itu artinya telur hanya dikocok pakai whisk atau garpu saja sudah cukup. Sampai kuning telur dan putih telur tercampur rata. Tidak perlu sampai kental dan mengembang.
Di resep, biasanya tertulis jelas instruksi untuk mengaduk, atau aduk rata. Mengaduk itu menggunakan spatula atau sendok besar. Ada yang mengaduk dengan tetap menggunakan mixer putaran paling rendah. Kalau aku tidak berani mengaduk pakai mikser karena hasil kueku selalu bantet dengan sukses bila mengaduk dengan mixer. Aku selalu menggunakan spatula yang besar untuk mengaduk. Untuk pemula, saranku gunakan spatula untuk mengaduk, jangan pakai mixer, kecuali mau buat brownies atau kue-kue yang memang didesain untuk tampil bantet, hehehe
Teknik Aduk Balik
Dalam pengadukan, ada yang disebut dengan aduk balik. Aku copykan penjelasannya dari web NCC supaya lebih jelas :
Aduk-balik atau aduk-lipat (folding, to fold) adalah suatu teknik mengaduk adonan, terutama untuk mencampurkan antara adonan yang ringan dan penuh udara dengan adonan yang lebih padat dan kental. Contohnya, adonan putih telur yang sudah kaku dicampurkan ke adonan terigu-kuning telur-minyak dalam pembuatan chiffon cake.
Caranya, spatula dijalankan dari atas, memotong kedua macam adonan hingga menyentuh dasar mangkuk, kemudian menyusuri dasar mangkuk ke arah belakang, kembali ke atas sambil adonan dibalik atau ‘dilipat’ ke depan. Gerakannya seperti membalik/melipat adonan. Teknik pengadukan ini membuat udara dalam adonan yang ringan tidak keluar lagi meskipun diaduk rata.
Read more: Cara Mengaduk dan Mengocok Adonan http://www.cakefever.com/cara-mengaduk-dan-mengocok-adonan/#ixzz3DvvnY7xM
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike
Chocolate Lava Cake
Chocolate Lava Cake
Bahan:
PUTRI SALJU FIESTA
PUTRI SALJU FIESTA
Bahan:
read more : http://www.bogasari.com/zona-konsumen/baca-resep-bogasari.aspx?t=putri-salju-fiesta




