28 November 2011 pukul 0:57
Bintang temaram
Semakin menghitam
Semakin memudar
Kosong hampa tanpa nyawa
Kapankah. . . ?
Setitik cahayanya menyinariku kembali
Cahayanya yang begitu
menyilaukan pandanganku
Tuhan..
Rinduku semakin berkarat
Potongan senja semakin teriris kembali
Angin malam mulai membelai
Setiap helaian senjanya
Tuhan..
Rinduku telah membekas
Sajak yang tertulis
Mampu meretakkan malam
Daun berjatuhan membaginya
dengan malam yang semakin menghitam
Rinduku sesosok cahaya di kala malam
Semakin mengajariku
Bahwa mencintaimu tak harus memiliki
Merindu tak harus bertemu
Biarkan rindu ini melebur karna terbiasa
Surabaya, 28 November 2011 at 0:57 AM
**
Lomba Puisi Award Writing Revolution Bulan Desember 2011

Tidak ada komentar:
Posting Komentar