Ini bukan tentang berapa bulan aku melakukan ujian, bukan tentang berapa minggu aku terkapar karena sakit dan kelelahan, bukan tentang berapa jam aku belajar, bukan tentang berapa menit aku beristirahat.
Tapi ini tentang berapa detik yang harus ku perjuangkan demi rasa syukur itu dapat aku resapi dan aku pahami.
Maafkan hambamu ini Ya Allah yg tak pernah merasa puas atas semua rahmat karuniamu ini. Aku hanya manusia yg ingin mencari kebahagiaan, terutama demi kedua orangtuaku. Tapi kenapa hati ini selalu sakit ketika apa yg ku perjuangkan belum bisa membahagiaan kedua orangtuaku. Disaat itu selalu saja terlintas dalam benak fikiranku" kenapa aku ini, kenapa begitu saja tak bisa,bagaimanakah dengan orang tuamu,Tegakah kamu mengecewakan kedua orangtuamu??" tapi terkadang nasib berkata lain,setidaknya aku sudah melakukan yg terbaik, menunjukkan bahwa aku bisa.
Kini yang aku miliki hanyalah motivasi untuk memperbaiki diri, introspeksi diri.. Aku percaya selalu ada kemudahan dibalik kesulitan, aku percaya suatu saat nanti aku bisa membahagiaan kedua orang tuaku. Berikanlah aku kesempatan ,
Selasa, 19 Agustus 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar